Wedangan…..
HIK alias Hidangan Istimewa Kampung….
Angkringan….
Banyak istilah untuk menyebut warung makan sederhana yang menyajikan menu nasi kucing dan berbagai jenis minuman atau wedang klasik sederhana
Di daerah solo an sekitanya sering menyebut tempat nongkrong sederhana tersebut dengan istilah wedangan, HIK, dan angkringan
Di sini saya akan menuliskan sejarah Jahe Rempah Rumah Nenek Laweyan
Laweyan merupakan salah satu daerah atau kampung Batik di Solo, di daerah Laweyan terdapat tempat makan sederhana yang sering disebut dengan wedangan lengkap dengan hidangan istimewa kampung dengan nama “Rumah Nenek”. Pengelola igin mengangkat budaya khas Solo yaitu Wedangan dan HIK. Banyak orang yang dating ke Laweyan untuk mencari dan membeli batik tanpa mampir ke sebuah tempat untuk singgah atau istirahat. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi pengelola Wedangan Rumah Nenek yang merupakan penduduk asli laweyan. Untuk itu pendiri RN yaitu Berto mencari partner untuk mendirikan sebuah usaha wedangan.
Wedangan Rumah Nenek berada di Jalan Sidoluhur 58 Laweyan Solo. Wedangan Rumah Nenek berada di dalam sebuah rumah bergaya arsitektur tradisional colonial abad ke 18. Sesuai dnegan konsepnya wedanga rumah nenek menawarkan berbagai sajian menu khas HIK berupa nasi kucing, aneka sate, gorengan, makanan tradisional. Untuk minuman rumah nenek menyajika menu khas yaitu wedang uwuh, JKJS yaitu jahe kencur jeruk dan sereh. JKJS merupakan menu kreasi dari rumah nenek, perpaduan Jahe, rempah-rempah, jeruk, dan sereh menghasilkan minuman yang kaya dengan cita rasa tersendiri. Wedangan Rumah Nenek sudah cukup melegenda di kalangan masyarakat Solo dan Luar Solo.
No comments:
Post a Comment